Selasa, 03 Desember 2013

PAUL WALKER dan CHRISTMAS

Tewasnya Paul Walker dalam kecelakaan mobil jelang bulan desember mengejutkan banyak pihak, terutama penggemar Fast & Furious yang sedang menantikan sequel ke-7 yang saat ini sedang masa syuting. Tentu saja membuat semua yang terlibat dalam produksi FF7 perlu merumuskan kembali jalan cerita dan sebagainya.

 

Berbagai ucapan bela sungkawa, do’a dan simpati mengalir untuk mendiang pemeran Brian O'Connor ini. “Fast & Furious takkan sama tanpamu, Paul..” ujar salah satu kawan di media sosial.

 

Bagi saya yang punya kesulitan mengingat, nama Paul Walker tidak mempunyai ruang khusus dalam memori saya. Jadi ketika seorang kawan memberi info dengan intonasi lumayan tinggi,

 

                “Paul Walker meninggal!”

            “Paul Walker itu siapa?” tanya saya cuek.

            “Yang maen Fast and Furious!”

            “Yang mana itu? Pemain yang saya tau Joe Taslim doang. ”

                Hehehehe... Sorry.

 

OK! Pengakuan!  Saya bukan penggemar film Fast & Furious. Sampai produksinya yang ke-5 nonton DVD nya pun gak berminat, apalagi nonton di bioskop. Joe Taslim -dengan berita-berita tentang keterlibatannya di film Box Office Hollywod- lah yang meluluhkan hati ini untuk merogoh kocek, membeli tiket IMAX di Gandaria City (mumpung diskon 50% juga karena acara nonton bareng komunitas film. Hehehe... ). Info aja, di tengah film saya tertidur... ZzzZz... sampai adegan pesawat terbakar.. Pas bangun langsung nanya ke sebelah: Joe Taslimnya udah mati belom? Jawabnya: Udah. 


Lanjut tidur lagi deh :p

Balik lagi soal Paul Walker. Ketika googling dan tau wajahnya... Judul film yang langsung saya inget (tentunya bukan Fast & Furious) adalah NOEL. Film keluarga tahun 2004 yang mengisahkan konflik  5 tokoh berbeda namun saling bersinggungan yang terjadi di malam Natal. 



Paul Walker menjadi seorang polisi baik hati tapi seorang pasangan yang possesif bagi Penélope Cruz. Bintang lainnya yang saya hafal “di luar kepala” adalah Susan Sarandon dan Robin Williams. Meskipun berlatar Natal, film keluarga ini memiliki nilai-nilai universal yang ingin disampaikan. Sehingga saya yang muslim pun bisa menikmatinya. Bahkan membuka ruang diskusi dengan diri sendiri ketika tokoh yang diperankan Robin Williams (disebut sebagai Pendeta yang kehilangan keimanan) dalam keadaan koma mampu berinteraksi dengan Susan Sarandon, pastinya saat itu tidak tahu, dan memberitahukan bahwa dia tidak ingin mati dalam kesendirian. Sangat menarik.

 

Bagi saya, Paul Walker mengingatkan pada film NOEL. Apalagi saat ini kemeriahan Christmas mulai terasa kental. Joyful!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar